Lifestyle

Dilanda Dua Kali Gempa Berkekuatan Besar, OMS Poso Diskusi Arisan Ilmu

SWARAQTA-Dalam kurun waktu kurang dari sebulan, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah telah diguncang dua kali gempa bumi berkekuatan besar.

Gempa pertama terjadi pada 24 Juli 2025 dengan kekuatan 6.0 Magnitudo yang berpusat di Kecamatan Pamona Tenggara dan Pamona Selatan.Beberapa minggu kemudian, tepatnya 17 Agustus 2025, gempa kembali mengguncang Kecamatan Poso Pesisir dengan kekuatan 5,8 Magnitudo yang mengakibatkan robohnya satu gedung gereja serta menelan korban jiwa sebanyak dua orang meninggal dunia.

Sebagai respon, Yayasan Panorama Alam Lestari (Y.PAL) bersama SKP HAM dan sejumlah organisasi masyarakat sipil (OMS) menggelar Diskusi Arisan Ilmu, dengan tema “Bacarita Sejarah Gempa di Poso dan Bagaimana Kesiapsiagaan Kita”.

Diskusi berlangsung di kantor Y.PAL Poso, Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Kota Utara, Selasa (19/8/2025) dengan menggunakan Format Hybrid (Offline dan Online).

Diskusi ini dilakukan secara santai tapi fokus dengan membahas sejarah kegempaan di Poso, potensi sesar, penanganan bencana, serta strategi mitigasi ke depan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang ingin memperdalam pemahaman tentang bencana gempa di wilayah Poso.

Stevandi staf Y.PAL mengatakan, melalui forum ini diharapkan kita semua dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat agar lebih adaptif terhadap risiko bencana.

“Hasil diskusi juga diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat program mitigasi dan pengurangan risiko bencana di Kabupaten Poso,” jelasnya.(RyN)

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

You cannot copy content of this page