Tahun 2025, Program Pasca Rehabilitasi BNN Poso Mencapai Target
SWARAQTA- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Poso, Sulteng, selama tahun 2025, melaksanakan kegiatan rehabilitasi yang berjalan maksimal.
Hal itu diungkapkan Kepala BNN Poso, AKBP Pradiptya Mahayana diruang kerjanya, Jumat (9/1/2026).
Untuk non dipa program pasca rehabilitasi target 25 orang, terealisasi 27 orang. Rawat jalan 25 orang terealisasi sebanyak 93 orang, Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN) terealisasi 382 orang dari target 300 orang.
“Semua yang kita targetkan tercapai berjalan maksimal bahkan melebihi untuk program non dipa, meskipun dengan anggaran terbatas,” ungkap Kepala BNN, Pradiptya.
Pelaksanaan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) target 5 orang terealisasi 5 orang, Skrining Intervensi Lapangan (SIL) target 20 kali kegiatan yang terealisasi 20 kegiatan dengan 83 orang diperiksa Satnarkoba Polres Poso.
Sementara untuk program pemberdayaan masyarakat terlaksana dengan baik.
Tahun 2025 BNN Poso telah melaksanakan kegiatan workhsop pegiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di kalangan pelajar dan masyarakat, Bimtek P4GN lingkungan pendidikan, deteksi dini lingkungan pemerintah dan tes urine sebanyak 10 kali kegiatan dilingkungan swasta, pendidikan dan masyarakat.
Sedangkan program pencegahan berjalan lancar, talk show mahasiswa, remaja teman sebaya di Desa Pandiri, kampanye anti narkoba, pembentukan ketahanan keluarga di desa Bersinar Desa Pandiri, penyuluhan dilingkungan pemerintah, swasta, masyarakat dan pendidikan.
Selain itu, program dipa pemberantasan kegiatan asesmen terpadu target 2 orang, terealisasi 2 kali kegiatan serta non dipa asesmen terpadu target 6 orang terealisasi 4 kegiatan.
“Meskipun anggaran terbatas BNN Poso tetap bekerja maksimal demi masyarakat Poso yang kita cintai terhindar dari narkoba,” pungkasnya.(RyanD).



