Perayaan HUT ke 15, NasDem Poso Berbagi Kepedulian Hingga Menghidupkan Budaya Pamona
SWARAQTA- Perayaan hari ulang tahun (HUT) tidak selalu harus dimulai dengan panggung megah dan pesta meriah. Bagi Partai NasDem Kabupaten Poso, peringatan HUT ke-15 tahun 2026 justru diawali dengan langkah sederhana yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Pengurus NasDem Poso mengunjungi keluarga korban kebakaran, berbagi sembako, dan memberikan apresiasi kepada mereka yang terus bekerja untuk kepentingan bersama.
Mengambil momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026) tepatnya di Kota Tentena, Kecamatan Pamona Utara, menjadi titik awal rangkaian kegiatan HUT NasDem Kabupaten Poso.
Melalui program NasDem Peduli, pengurus DPC, DPD, bersama anggota DPRD Kabupaten Poso dari Fraksi NasDem turun langsung menemui masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Kegiatan dimulai pada pagi hari Rabu (28/10) dengan mengunjungi dua rumah tangga korban kebakaran di Kelurahan Sawidago, Kecamatan Pamona Utara. Dalam kunjungan tersebut, pengurus DPD dan DPC NasDem bersama anggota DPRD Poso Fraksi NasDem menyerahkan bantuan tali kasih kepada kedua keluarga yang terdampak musibah.
Bantuan itu mungkin tidak serta-merta menghapus kesedihan akibat kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Namun, kehadiran para pengurus di tengah situasi sulit tersebut membawa pesan bahwa kepedulian tidak cukup disampaikan melalui kata-kata. Ia perlu diwujudkan melalui tindakan, sekecil apa pun bantuan yang bisa diberikan.
Dari rumah warga yang tertimpa musibah, kegiatan berlanjut ke Sekretariat DPC NasDem Pamona Puselemba. Di tempat ini, bantuan sembako dibagikan kepada petugas pemadam kebakaran sektor Tentena serta para pengurus DPC NasDem di wilayah Pamona bersaudara.
Para petugas pemadam kebakaran menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut. Di tengah tugas menghadapi kebakaran, termasuk kebakaran hutan dan lahan, mereka berada di garis depan untuk melindungi masyarakat dan lingkungan.
Apresiasi yang diberikan NasDem menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian yang sering kali berlangsung jauh dari sorotan.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Poso, Hj. Masdina, mengatakan bahwa rangkaian HUT NasDem tahun 2026 dipusatkan di daerah pemilihan (dapil) II, khususnya Kota Tentena. Pemilihan lokasi ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan kegiatan partai kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Poso.
“Rangkaian kegiatan HUT NasDem tahun ini dipusatkan di dapil II, khususnya Kota Tentena. Pada tahun-tahun mendatang, kegiatan akan bergilir ke dapil-dapil lainnya,” ujar Masdina, yang juga menjabat Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Poso.
Menurutnya, peringatan HUT ke-15 NasDem di Sulawesi Tengah diisi dengan lima agenda utama, yakni NasDem Peduli, NasDem Berbudaya, NasDem Berdoa, NasDem Bugar, dan puncak peringatan HUT yang dijadwalkan berlangsung di Kota Poso pada 11 November 2026.
Kelima agenda tersebut dirancang untuk menghadirkan perayaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberi ruang bagi kegiatan sosial, kebudayaan, keagamaan, dan kebugaran. Melalui kegiatan yang menyentuh beragam aspek kehidupan, peringatan ulang tahun partai diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Poso, Hennry Djamorante, yang akrab disapa Pey, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini juga diarahkan untuk menyapa para pengurus DPC di wilayah Pamona bersaudara. Selain itu, perhatian diberikan kepada petugas pemadam kebakaran yang hingga kini terus berjuang menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Poso.
“Tahun ini NasDem Poso menyasar para pengurus DPC sekaligus memberikan apresiasi kepada petugas damkar yang sampai hari ini terus memerangi karhutla di wilayah Kabupaten Poso,” tutur Pey di sela-sela kegiatan NasDem Peduli.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada bantuan sosial. Pada 6 November 2026, NasDem Poso menjadwalkan pertandingan catur sebagai bagian dari agenda NasDem Bugar. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan yang lebih santai bagi para pengurus dan atlit atlit catur kabupaten Poso sekaligus sarana mempererat kebersamaan.
Pey menyebutkan, nuansa lokal juga akan mendapat tempat melalui pagelaran budaya Mobolingoni dan Molaolita, yang merupakan bagian dari tradisi adat Pamona. Selain itu, akan digelar pertunjukan seni berupa lagu-lagu daerah yang dibawakan oleh pengurus DPD dan DPC NasDem.
Kehadiran seni dan tradisi lokal memberi warna tersendiri dalam perayaan tahun ini. Budaya tidak sekadar ditampilkan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa identitas daerah merupakan kekayaan yang perlu dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Rangkaian HUT ke-15 NasDem Kabupaten Poso memperlihatkan bahwa sebuah perayaan dapat menjadi lebih bermakna ketika dimulai dari kebutuhan masyarakat. Ada keluarga yang membutuhkan dukungan setelah mengalami kebakaran, ada petugas yang terus bekerja menjaga keselamatan warga, dan ada kebudayaan lokal yang membutuhkan ruang agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Berbagai kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, yang mengingatkan bahwa kemajuan tidak dibangun oleh satu kelompok saja. Persatuan tumbuh ketika orang-orang bersedia saling membantu, menghargai perbedaan, dan mengambil bagian dalam kehidupan bersama.
Tentena menjadi titik awal perjalanan HUT NasDem Poso tahun ini. Dari aksi sosial, kegiatan akan bergerak menuju olahraga, doa, dan pagelaran budaya, sebelum mencapai puncaknya di Kota Poso pada 11 November mendatang.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah perayaan bukan semata-mata seberapa meriah acaranya, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan setelah kegiatan berakhir. Sebab, ulang tahun boleh dirayakan setiap tahun, tetapi kepedulian kepada sesama seharusnya tidak mengenal tanggal peringatan.(Ryandar)



