Dukung Literasi Siswa, Balai Bahasa Sulteng Kunjungi SDN 8 Tentena
SWARAQTA- Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengunjungi sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Pamona Bersaudara Kabupaten Poso. Kamis (7/8/2025).
Hal tersebut dilakukan dalam rangka melihat dan mendukung hasil implementasi kegiatan literasi bahasa daerah.
Seperti salah satu yang di kunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Tentena tepatnya di Kelurahan Tendeadongi, mendapat sambutan positif dari sekolah itu dan menampilkan beberapa kegiatan anak-anak sekolah dalam menggunakan bahasa Pamona, pidato, Dongeng dan lainnya.
“Terima kasih banyak sambutannya ini, sangat luar biasa sekali ini, ini semua karena kerjasama semua pihak sekolah,” kata Kepala Balai Bahasa Propinsi Sulteng, DR Sarifudin dalam sambutannya di SDN 8 Tentena.
Menurut Sarifudin, kunjungan ini untuk melihat hasil implementasi kegiatan literasi bahasa daerah yang memang sudah dilaksanakan khususnya bahasa Pamona selama tiga tahun di Tentena atau di beberapa sekolah yang masuk dalam tingkatan sekolah dasar.
“Kami melihat apa yang telah dilakukan anak-anak sekolah itu, diantarnya pidato menggunakan bahasa Pamona itu sangat luar biasa,” tuturnya .
Sarifudin menyebut, karena itu sasaran materi yang diajarkan kepada siswa kita diantara enam materi lainnya, yaitu salah satu adalah pidato bahasa daerah dan dongeng, meskipun bahasa Indonesia tapi tidak menutup kemungkinan kedepan sudah menggunakan bahasa Pamona.
“Artinya bahwa khususnya bahasa Pamona dan anak-anak ini sudah dekat dengan bahasanya, itulah yang penting,” tandasnya.
Dia jelaskan, semua manusia di dunia ini diberikan karunia dengan bahasanya, siapapun itu. Karena bahasa kita ini beragam bersuku suku . Di Indonesia ini ada 718 bahasa daerah , salah satunya didalamnya adalah bahasa Pamona.
Sementara itu Kepala SDN 8 Tentena Septian Sineli dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kunjungan ini. Septian katakan, bahwa kegiatan revitalisasi bahasa Pamona, ada juga beberapa anak sekolah merupakan juara di kecamatan dan bisa bersaing di kabupaten dalam lomba pidato bahasa Pamona dan mendongeng.
“Dan dongeng itu kami juga sudah masukan dalam buku dalam bahasa Indonesia sebagai cerita, begitu juga dengan cerpen. Jadi apa yang telah di programkan ini telah tercapai khususnya di wilayah Pamona bersaudara,” jelasnya.
Dalam kunjungan itu di hadiri Ketua Tim Kerja Perlindungan dan Permodelan Bahasa dan Sastra, Siti Rahmah dan juga didampingi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso, Kepala Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Aris Bokila dan Kepala Seksi Kesenian dan Budaya, Ironi Maroso, serta seluruh dewan guru dan murid SDN 8 Tentena. (Fer/RD)



