Polres Gandeng Buruh Tanam Mangrove, Peringatan May Day 2026
SWARAQTA- Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026 di Kabupaten Poso, Sulteng berlangsung berbeda dan penuh makna.
Kepolisian Resor (Polres) Poso menggandeng serikat buruh serta pemerintah daerah dalam aksi sosial berupa pembersihan pantai dan penanaman mangrove di kawasan Pantai Popakuni, Kelurahan Mapane, Kecamatan Poso Pesisir, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pagi hari ini dipimpin langsung oleh Kapolres Poso, AKBP Alowisius Londar, S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Suriadi, S.H., M.M., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Poso.
Hadir pula mewakili Bupati Poso, Asisten I Bidang Pemerintahan Alfret Suangga, serta Ketua Bhayangkari Cabang Poso Ny. Ivi Londar bersama pengurus.
Selain unsur pemerintah dan kepolisian, kegiatan ini turut melibatkan tokoh serikat pekerja dan industri, di antaranya Konsultan Hukum dan Industrial Indra Sugito, S.H., Ketua Serikat Buruh PT SJA II Ahmad Fulfi, Wakil Ketua Ikatan Karyawan Poso Energi (IKPE) Belden Toraya, serta Ketua TKBM Kabupaten Poso Irsan Ahmad.
Dimana sekitar 100 peserta ikut ambil bagian dalam aksi bersih pantai dan penanaman ratusan bibit mangrove guna mencegah abrasi.
Kapolres Poso Alowisius Londar menegaskan, bahwa peringatan May Day tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Polri selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk di hari buruh ini. Kami ingin menunjukkan bahwa polisi adalah mitra strategis bagi para pekerja. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa kita bersama menjaga lingkungan dan keharmonisan sosial di Kabupaten Poso,” ujar AKBP Alowisius Londar.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan serikat buruh sebagai kunci menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Sementara itu, Asisten I Pemkab Poso, Alfret Suangga, yang mewakili Bupati Poso, mengapresiasi inisiatif Polres Poso yang telah melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Kegiatan ini sangat relevan dengan program pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian pesisir. Dukungan penuh dari sektor industri dan serikat buruh menunjukkan kesadaran kolektif yang tinggi,” pungkasnya.(RyanD)



