52 Putra-Putri Terbaik Poso Lolos Paskibraka 2026, Kesbangpol Tegaskan Proses Seleksi Transparan
SWARAQTA-Panitia Pelaksana Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Poso resmi menetapkan 52 peserta terbaik sebagai calon anggota Paskibraka Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, tahun 2026.
Penetapan itu melalui Surat Keputusan (SK) Nomor: 001/PAN-PEL PASKIBRAKA/IV/2026 tertanggal 24 April 2026. Penetapan tersebut menjadi tahapan penting dalam persiapan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sekaligus menandai berakhirnya proses seleksi yang selama ini mendapat perhatian dari masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan orang tua peserta.
Dalam surat keputusan itu disebutkan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan lulus merupakan hasil seleksi berdasarkan nilai kumulatif tertinggi dari seluruh tahapan yang dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel melalui sistem aplikasi berbasis persentase.
Dari hasil penetapan, sebanyak 32 peserta putri dan 20 peserta putra dinyatakan lolos. Para peserta berasal dari berbagai SMA, MAN, dan SMK di wilayah Kabupaten Poso, yang menunjukkan tingginya partisipasi serta kualitas sumber daya generasi muda daerah.
Meski demikian, proses seleksi Paskibraka setiap tahun kerap menjadi perhatian publik karena tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut. Penilaian terhadap aspek fisik, kedisiplinan, wawasan kebangsaan serta kemampuan kepemimpinan dinilai harus benar-benar dijalankan secara profesional guna menghindari munculnya persepsi keberpihakan dalam penentuan peserta.
Kepada wartawan, Kaban Kesbangpol Poso, Markarma Lasimpala menegaskan bahwa peserta yang ditetapkan merupakan putra-putri terbaik yang telah melewati seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Proses seleksi dilaksanakan secara ketat dan transparan sesuai aturan berlaku tanpa adanya keberpihakan atau hal lainnya yang bersifat menyimpang dari aturan perundangan-undangan” tegas Kaban Kesbangpol, Senin (27/4/2026).
Sebanyak 52 peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari unsur putra dan putri dari berbagai SMA/SMK se-Kabupaten Poso, dengan perolehan nilai yang menunjukkan persaingan ketat antar peserta. Nilai tertinggi dari kelompok putra tercatat mencapai 89,88, sedangkan pada kelompok putri nilai tertinggi berada di angka 88,8, yang menunjukkan standar kompetisi yang cukup tinggi pada tahun ini.
Keputusan panitia juga menegaskan bahwa hasil seleksi tersebut bersifat final dan mengikat, sehingga tidak dapat diganggu gugat. Namun demikian, keterbukaan informasi mengenai mekanisme penilaian tetap dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses pembinaan generasi muda melalui program Paskibraka.
Dengan telah ditetapkannya peserta tahun 2026, para calon anggota Paskibraka selanjutnya akan memasuki tahapan pembinaan dan pelatihan intensif sebelum menjalankan tugas pengibaran bendera pada upacara peringatan HUT RI di Kabupaten Poso mendatang.(RyanDar)



