Ratusan Personil Gabungan Jaga Pelaksanaan FDP 2026
SWARAQTA- Menjelang pembukaan resmi Festival Danau Poso (FDP) Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung Kamis (15/10/2026), jajaran keamanan dan ketertiban menggelar apel gabungan kesiapan pengamanan.
Kegiatan yang dilaksanakan di Anjungan Festival Danau Poso, Kelurahan Pamona, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, melibatkan sebanyak 432 personel dari berbagai elemen, meliputi TNI, Polri, Brimob, Dinas Perhubungan (Dishub), serta Dinas Polisi Pamong Praja (Pol PP).
Apel dipimpin langsung oleh Waka Polres Poso Kompol Suriadi SH.MM. Apel pasukan bertujuan untuk memastikan seluruh personel memahami tugas, tanggung jawab, dan pos masing-masing dalam mengamankan rangkaian acara FDP 2026.
Pembukaan FDP dimulai pada pukul 19.30 WITA. Selama pelaksanaan apel, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, menunjukkan kesiapan tinggi dari seluruh unsur gabungan untuk melayani masyarakat dan wisatawan yang diperkirakan akan membanjiri lokasi acara.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Poso, AKP Faizyal Kadir, S.H., menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan peserta festival merupakan prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan event berskala nasional ini.
“Kehadiran 432 personel gabungan dari TNI, Polri, Brimob, Dishub, dan Pol PP adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan keamanan terbaik bagi warga Poso maupun wisatawan mancanegara dan domestik. Kami telah menyusun strategi pengamanan berlapis, mulai dari pengaturan lalu lintas, sterilisasi area panggung utama, hingga antisipasi terhadap potensi kerumunan massa. Apel pagi/siang ini adalah momentum terakhir untuk menyamakan persepsi dan memastikan setiap anggota siap bertugas dengan profesional,” ujar AKP Faizyal Kadir.
Kabag Ops menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengamanan event besar seperti FDP. Sinergi antara aparat keamanan dan instansi teknis seperti Dishub sangat vital, pengamanan tidak hanya fokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pada pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan parah di sekitar Kelurahan Pamona.
“Kami juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara untuk memastikan standar keselamatan protokol kesehatan dan evakuasi darurat telah siap. Masyarakat dapat menikmati festival dengan tenang karena kami akan selalu hadir di setiap titik strategis,” jelasnya.
Polisi menghimbau kepada seluruh pengunjung festival untuk turut menjaga ketertiban. FDP berlangsung selama 3 hari 15-17 Oktober 2026.(Ryandar)



