Personil Kodim 1307 Poso Diterjunkan Gerak Cepat Beri Pertolongan di Lokasi Gempa Desa Masani
SWARAQTA-Getaran kuat mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pukul 06.38 Wita berdasarkan data BMKG Poso, gempa berkekuatan Magnitudo 6,0 SR berpusat di 18 KM arah Barat Laut Poso, Sulawesi Tengah dengan kedalaman 10 KM (1.30 LS – 120.60 BT).
Gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun menimbulkan kepanikan warga dan kerusakan bangunan di sejumlah titik.
Dampak gempa hingga saat ini menunjukkan, rumah warga, fasilitas umum serta rumah ibadah mengalami kerusakan yakni gereja GKST Eli Masani Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso dan Bangunan Masjid Baitul Ala Desa Lantojaya, Kecamata Poso Pesisir juga rusak ringan.
Beberapa warga juga dilaporkan luka-luka dan telah ditangani tim medis. Ratusan orang mengungsi ke lokasi aman.
Tidak menunggu lama, Kodim 1307/Poso bersama TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan relawan langsung turun ke lapangan untuk mengevakuasi warga terdampak dan memberikan pertolongan pertama mendirikan posko darurat.
Selain itu juga menyalurkan bantuan awal berupa makanan, obat-obatan, dan tenda, menjalin koordinasi cepat dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
Dandim 1307/Poso Letkol Arm Edi Yulian Budiargo menegaskan, bahwa prajurit bersama seluruh unsur terkait akan siaga penuh sampai situasi benar-benar aman.
“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat. Semua kekuatan dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak,” ujarnya.
Kodim 1307/Poso juga menghimbau masyarakat agar tetap waspada, tidak panik, serta mengikuti instruksi petugas di lapangan, menghindari bangunan retak atau rawan runtuh. Segera melapor ke posko apabila membutuhkan pertolongan.
Kodim 1307/Poso berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan pascagempa. Informasi resmi mengenai perkembangan korban dan kerusakan akan terus diperbarui berdasarkan data dari BPBD dan BNPB.(RyN)



