Sosial Budaya

Membangun Baik Generasi Hindu, Pasraman Acarya Dharma Poso Syukuran ke 3 Tahun

SWARAQTA- Pasraman Acarya Dharma Poso Kota menggelar syukuran ke 3 tahun, Minggu (12/4/2026).

Syukuran ini, berlangsung di Pura Jagadnatha Stana Narayana Kabupaten Poso, dengan tema ”Sinergi Dalam Dharma Membangun Dampak Yang Lebih Baik Untuk Generasi Hindu Poso Kota”.

Puluhan siswa-siswi dan pengajar pasraman maupun pengurus serta umat hindu Poso Kota hadir merayakan syukuran.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sembahyang bersama para siswa-siswi yang dipimpin pemangku Pura Jagatnatha Stana Narayana Kabupaten Poso Jro Mangku Ir. Sikade Sutania, setelah itu dilanjutkan dengan pembukaan acara dan sambutan serta beberapa kegiatan perayaan syukuran.

Dalam sambutannya, Ketua Pasraman Acarya Dharma Poso Kota, Ketut Rodi. H, S.H mengatakan, sesuai tema sinergi dalam dharma membangun dampak yang lebih baik untuk generasi hindu Poso Kota, harapan kedepan selalu bersinergi membangun untuk lebih baik generasi hindu di Kota Poso.

“Kita harus mampu memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita dalam hal ilmu pengetahuan agama hindu dan budaya serta adat istiadat hindu Bali, oleh sebab itu sinergi sangat dibutuhkan baik dari pengurus pasraman, orang tua, siswa maupun dengan stakeholder yang ada, sinergi harus dibangun sejak dini niscaya kedepannya kita akan lebih baik,” ucapnya.

Pasraman Acarya Dharma Poso Kota, mulai digagas tanggal 13 juni 2022, dikeluarkan Surat Keputusan (SK) Yayasan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Poso 04 November 2022 dan telah terdaftar di Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI sesuai Tanda Daftar Nomor:0593/DJ.VI/PP.00.11/03/2023 tertanggal 27 Maret 2023.

Menurut Ketut Rodi. H, pasraman adalah lembaga pendidikan khusus bidang agama hindu. Lembaga ini merupakan tempat pembelajaran alternatif untuk meningkatkan mutu pendidikan hindu. Pasraman sebagai pendidikan non formal sesuai fungsinya dapat sebagai pelengkap pendidikan formal.

“Pasraman hindu memiliki maksud dan tujuan yang mendalam dalam pengembangan karakter dan akhlak umat hindu seperti pendidikan agama, pendidikan karakter, pendidikan formal dan non formal,” ungkapnya.

Diusia tiga tahun Pasraman Acarya Dharma Poso Kota, Ketua Ketut Rodi. H berpesan para siswa dan siswi agar menghindari perilaku kenakalan remaja seperti narkoba, menyebar berita hoax, judi online dan hal buruk lainnya.(Ryand)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

You cannot copy content of this page