Lifestyle

Personil Gabungan di Poso Berjibaku Padamkan Karhutla

SWARAQTA- Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah di Kabupaten Poso, terus dilakukan secara intensif. Personil gabungan diterjunkan untuk padamkan api.

Seperti kebakaran di wilayah Kecamatan Pamona Selatan, jajaran Polres Poso bersama Kodim 1307/Poso, Sat Brimob, Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, BNPB, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat berjibaku padamkan api.

Kapolres Poso, AKBP Alowisius Londar, S.I.K., bersama Dandim 1307/Poso, Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, S.Sos., M.Han., turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan proses pemadaman, penyekatan, pembasahan, dan pendinginan berjalan maksimal.

Situasi secara umum terkendali. Personel gabungan tetap siaga dan fokus melakukan pemadaman pada titik api yang masih tersisa, termasuk pemantauan ketat terhadap area lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan.

Dalam operasi gabungan tersebut, dikerahkan 11 unit sarana pemadaman dan pendukung, meliputi unit Damkar Pamona Selatan, Damkar Luwu Timur, Damkar PT Bukaka, Damkar Pemda Kabupaten Poso, Damkar TNI, Water Cannon Kompi Brimob, mobil tangki BNPB, serta kendaraan pendukung Manggala Agni.

Menanggapi perkembangan penanganan Karhutla tersebut, Kasi Humas Polres Poso, AKP Rianto Hilian, mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi situasi asap maupun kebakaran yang terjadi.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya atau hoaks yang beredar di media sosial. Situasi penanganan saat ini sudah terkendali dan personel gabungan bekerja keras memadamkan api serta mencegah perluasan kebakaran. Kepercayaan publik sangat penting bagi kami dalam menjalankan tugas ini,” ujar AKP Rianto Hilian, Minggu (13/9/2026).

Kasi Humas memberikan arahan khusus terkait kesehatan dan keselamatan warga di sekitar area terdampak, serta mengajak peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya pemadaman.

“Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan segera melapor kepada aparat setempat apabila melihat titik api baru, kepulan asap mencurigakan, atau aktivitas pembakaran lahan di sekitar lingkungan masing-masing,” pungkasnya.(Ryandar)

 

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

You cannot copy content of this page